Kamis, 24 Mei 2012

Tentang Wanita


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا، فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ … -وَفِي رِوَايَةٍ- الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ … (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

“Berwasiatlah kalian dengan kebaikan kepada para wanita (para istri)1, karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk…” Dalam satu riwayat: “Wanita itu seperti tulang rusuk….” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).. landasan filosfis dari pernyataan wanita dari tulang rusuk laki-laki adalah wanita mempunyai sifat yang bengkok yang mana bila dipaksa untuk diluruskan maka akan patah. Tapi  kebengkokan ini bukan berarti keburukan bagi wanita karena bengkoknya tulang rusuk untuk melindungi dan memberi nyaman pada dada, karena apabila rusuk itu lurus maka jantung ini akan sempit. Begitu juga wanita, wanita adalah keteduhan dan kenyamanan bagi lelaki. Tetapi wanita adalah makhluk yang kadang sulit dimengerti oleh lelaki dan tidak bisa di perlakukan secara frontal karena akan berakibat "patah". Namun ada fakta menarik bawasannya cerita tentang hal ini adalah berasal dari cerita-cerita israiliyat, alquran tidak pernah menyatakan secara pasti akan hal itu, ”Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kalian dari diri yang satu, dan menciptakan darinya pasangannya …” Yang jadi soal adalah ”diri (jiwa) yang satu” (nafs wahidah). Para ulama terdahulu kontan menafsirkannya sebagai Adam. Padahal, ilmu pengetahuan bisa menerjemahkan kalimat itu dengan banyak sekali kemungkinan. Bisa saja ”nafs wahidah” itu adalah satu sel. Kalau kemudian Allah berkata, ”dan menciptakan darinya pasangannya” dapat diartikan sebagai pemecahan sel. jauh sebelum Nabi Adam diutus sebagai khalifah Allah, jauh sebelum Adam dinyatakan sebagai manusia (pertama) yang dianugerahi budaya dan ilmu pengetahuan, makhluk (sejenis) manusia telah ada. Mereka berburu, berbicara, dan hidup berkelompok. Para arkeolog berkesimpulan, sejak 20 ribu tahun lalu telah ada sosok makhluk yang memiliki kemampuan akal yang mendekati kemampuan berpikir manusia. Sedangkan kedatangan Adam yang konon berumur 930 tahun diperkirakan sekitar 3760-2830 SM. Makhluk (mirip) manusia itu terdiri dari lelaki dan perempuan. Jadi, lebih dari 15 ribu tahun sebelum Adam, telah ada makhluk (mirip) manusia yang terdiri dari laki dan perempuan.
Jadi, sangatlah diragukan kepercayaan bahwa Hawa (perempuan) diciptakan setelah Adam. Kemudian, tentang hadist tadi, bisa di terjemahkan secara harfiah. Hadist-hadist yang tidak berkenaan dengan ibadah ritual sangat mungkin (dan bisa) ditafsirkan sebagai kiasan. Begitu juga dengan hadist tentang tulang rusuk itu. Bukankah hadist itu penuh dengan kiasan? wallahu a'lam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar